PERKEMBANGAN
NEGARA TRADISIONAL BERCORAK ISLAM
1.Proses
masuknya Islam di Indonesia.
Daerah pertama mendapat pengaruh Islam adalah
Indonesia bagian barat karena merupakan jalur perdagangan Internasional .runtuhnya
kerajaan Sriwijaya sebagai pusat perdagangan digantikan oleh kerajaan baru yang
berkembang dari kota pelabuhan diantaranya ;
1.
Samudra pasai dan Pedir /Pidie
di Sumatera Utara
2.
Tuban dan Gresik di Jawa Timur
Jalur perdagangan yang dipakai :
a.
Barat [
India,Persia,Arab,Afrika Timur dan laut Tengah ]
b. Utara [ Siam,Pegu]
c.
Timur [ Cina dan Jepang ]
Musfir Portugis Tome Pires [ bukunya Suma Oriental ] :1.
Malaka merupakan Bandar Internasional terbesar di Asia.2. catatan tentang
persebaran agama Islam antara tahun
1512-1515 M di sumatera,Kalimantan, Jawa dan Kepulauan Maluku.Malaka dan
Gujarat merupakan Bandar transito/persinggahan terpenting dan juda sebagai
Bandar perdagangan utama dari berbagai Negara
[arab,Persia,Gujarat,benggala,pegu ,siam dan cina termasuk Indonesia,mereka
memakai 84 bahasa,tapi yang dipakai sebagai lingua franca adalah bahasa Melayu.
Daerah pusat kerajaan Islam dan kota pelabuhan [ lihat
tabel ]
|
Pusat Kerajaan Islam
|
Kota pelabuhan
|
Kota Islam
|
|
1. Samudra Pasai
2. Pidie
3. Aceh
4. Banten
5. Demak
6. Banjarmasin
7. Goa Makasar
8. Gresik
9. Tuban
10. Cirebon
11. Ternate dan Tidore
|
1. Jepara
2. Tuban
3. Gresik
4. Sedayu
|
1. Cirebon
2. Jayakarta
3. Banten
|
Proses Islamisasi menurut Ricklefs;
a.
Penduduk pribumi berhubungan dengan agama
Islam kemudian menganutnya.
b.
Orang asing [ arab,india,Persia
dll] yang telah memeluk Islam bertempat tinggal
secara permanenn di suatu wilayah Indonesia,melakukan perkawinan campuran dan
mengikuti gaya hidup lokal sehingga ajaran Islam dengan mudah masuk dalam
kehidupan pribumi.
Pemisahan pengertian proses masuk dan berkembangnya
agama Islam di Indonesia;
a.
Masa kedatangan Islam [
kemungkinan sudah terjadi sejak abad ke-7 sd abad ke-8 M]
b. Masa penyebaran Islam [ mulai abad
ke-13 sd abad ke-16. Islam menyebar keseluruh penjuru di Indonesia]
c. Masa Perkembangan Islam [ mulai abad ke-15..dengan berdirinya
kerajaan-kerajaan Islam]
Pembawa Islam ke Indonesia
|
Teori masuk Islam
|
Tokoh
|
pembawa
|
|
1.
Teori Persia
2. Teori Gujarat /India
3. Teori Arab
|
a.
Prof.Dr.P.A.Hoessein
Djajadiningrat [ adanya istilah jabar & jer utk fathah & kasroh.bulan
muharam =bulan tabut]
b.
Oemar Amir Hoesin [ adanya
suku leran dan suku jawi]
a.
Christian Snouck Hurgronje
[yang membawa Islam bukan dari Arab tapi dari Gujarat /India]
b.
J.P, Moquette[nisan Sultan
Malik as Saleh 696 H/1297 M berasal dari Cambay-Gujarat]
c.
Sucipto Wiryosaputro ;
1. Nisan Sultan Malik as Saleh dari batu marmer yg sejenis ada di
India abad ke-13.
2. Relief makam Sultan Malik as Saleh corak sama di kuil cambay di
India.
3. Proses Islamisasi melalui jlur perdagangan rempah yang berpusat di
India
d.
Marco Polo [ Islam masuk ke
Indonesia asal dari Gujarat dg di bukti
banyak pedagang Gujarat menyebarkan Islam di Sumatera Utara]
a.
Sir John Crawford [Islam
masuk Indonesia sejak abad VII]
b.
Prof .Dr.Haji Abdul Malik
Karim Amarulloh [HAMKA]
1.
Tulisan Ibnu Batutah Raja
Samudara Pasai brealiran syafii.
2.
Gelar raja Samudra pasai dg
gelar raja Mesir sama [al.malik]
3.
Ada ulama Indonesia
mengajarkan tasawuf.
|
4. Pedagang
5. Mubalig
6. Golongan ahli tasawuf
|
sumber berita masuknya agama Islam ke Indonesia
|
Berita dari luar negeri
|
Berita dari dalam
negeri
|
|
1. Berita Arab [Sriwijaya
= zabaq, zabay / sribusa
2. Berita Eropa : marcopolo pernah singgah di kerajaan perlak dan
sudah masuk Islam, 1292
3. Berita India ; pedagang Gujarat menyebarkan Islam dipesisir
pantai.
4. Berita Cina ; adanya perkampungan Islam di pesisir pantai utara
Jawa Timur [ catatan Ma Huan,1416]
|
1. Batu nisan Fatimah binti maemun 475 H/ 1028 M yang dibuat di luar
Indonesia, mucul bahwa Islam masuk Indonesia abad ke-13 M
2. Batu Nisan Sultan Malik as Saleh 696 H/ 1297 M
3. Batu nisan berangka 781 H/ 1380 M dan 789 H/1389 M di Munje Tujoh
Aceh Utara [wafatnya putrid Sultan samudra pasai anak Sultan malik az zahir]
4. Batu nisan yang memuat kutipan AlQuran
a.
Nisan Trowulan 1290 saka/
1368-1369 M
b.
Nisan Troloyo 1293-1533 saka
/ 1376 – 1611 M.
5. Batu nisa Maulana Malik Ibrahim [Gresik] 822 H/ 1419 M.
|
Perkembangan agama dan kebudayaan Islam di Indonesia.
|
Cara Penyebaran
|
Factor Islam mudah
berkembang
|
Wali Sanga
|
|
1. Perdagangan
2. Perkawinan
3. Pendidikan
4. Tasawuf/sufi
5. Seni budaya
6. Dakwah
7. Para ulama
8. Penguasaan kerajaan
|
1. Desebarkan secara damai
2. Tidak mengenal kasta
3. Bersifat terbuka
4. Upacara dalam Islam mudah dan sederhana
5. Syarat masuk Islam mudah dengan mengucap dua kalimat syahadat.
6. Runtuhnya kerajaan majapahit 1478/1526 dan jatuhnya malaka ke portugis
1511
|
1. Sunan gresik / maulana Malik Ibrahim/Syeh Maghribi wafat 1419 M
[primbon]
2. Sunan Ampel/ Raden Rahmat lahir 1401 M [pondok pesantren] wafat
1478 M
3. Sunan Bonang /Makdum Ibrahim lahir 1465 M putra sunan Ampel
[suluk] wafat 1525 M.
4. Sunan Drajat / Raden Qosim putra sunan Ampel [wali yang berjiwa
social ]
5. Sunan Giri/Raden Paku/ prabu Satmata/Sultan Abdul Fikih [ pondok
pesantren]
6. Sunan Kalijaga/Jaka Said [dengan budaya wayang kulit.tembang]
7. Sunan Kudus /Jafar Shodiq [ menara kudus]
8. Sunan Muria/Raden Umar Sahid
9. Sunan Gunung Jati / Fatahillah/ Syarif Hidayatulloh [ babad
Cirebon]
|
Akulturasi Budaya bercorak Islam di Indonesia
|
Bidang akulturasi
|
Hasil budaya
|
|
1. Bidang pemerintahan
2. Bidang social
3. Bidang ekonomoi
4. Bidang budaya
5. Aksara dan seni rupa
|
1. Raja bergelar Sunan/Sultan
2. Ajaran Islam Alquran dan Hadist
3. Turun temurun
4. Kerajaan pusat pemerintahan,ekomomi dan pengembangan agama
a. Raja dan Bangsawan/elite pemegang kekuasaan
b. Pemuka Agama/Kyai pemuka agama dan pemimpin upacara keagamaan.
c. Wong Cilik/kawula masyarakat yang diperintah.
1. Tempat transit/peristirahan
2. Pusat perdagangan
3. Adanya alat tukar uang.
a. Masjid [ atap tumpang
segitiga jumlah 3/5 adanya mustoko,menara sebagai tempat adzan,letak dekat
dengan alun-alun ,bentuk bunjur sangkar]
b. Makam [kijing,cungkup/kubah]
1. Seni kaligrafi [ perpaduan antara tulisan / huruf jawa dengan
huruf arab]
2. Seni sastra [hikayat,babad,syair dan suluk]
3. Filsafat dan ajaran Islam [ tasawuf ,Qalam. Fikih, jilbah/hijab,upacara
agama]
4. Kalender [ diciptakan Sultan Agung : 1 Muharam 1043 H, 1 Sura 1555
Jawa/ 8 Agustus 1633
5. Seni pertunjukan [ debus ,seudati.gamelan ]
|
Jenis-jenis kesusastraan yang berkembang sejak
kedatangan Islam ke Indonesia
|
Hikayat
|
Babad
|
Suluk
|
syair
|
|
Karya sastra berupa cerita/dongeng berisi ttg berbagai
peristiwa menarik,ajaib dan tdk masuk akal.
Contoh :
1. Hikayat raja-raja pasai
2. Si miskin
3. 1001 malam
4. Bayan budiman
5. Amir Hamzah
6. Hang Tuah
7. Bahtiar
8. Panji Inu Kertapati
|
Cerita sejarah yg berupa dongeng dari pada urian
sejarah.
Contoh :
a. Sejarah Melayu
b. Gianti
c. Tanah Jawi
d. Cirebon
e. Mataram
f.
Surakarta
g. Hikayat Hasanudin
h. Sejarah negeri Kedah
|
Kitab yang menerangkan hal tasawuf yg bersifat
panteistis [ manusia bersatu dengan Tuhan]
Contoh :
1. Sukarsa
2. Wujil
3. Malang Sumirang
|
Karya sastra yang berupa sajak,yanhg terdiri dari 4
baris setiap baitnya.
Contoh ;
Syair yang terdapat di batu nisan putrid pasai di
Minje Tujoh
|
Ahli tasawuf yang ajarannya mengandung persamaan
dengan alam pikiran [ mistik Indonesia – Hindu ]
a.
Hamzah Fansuri ; syair perahu dan syair si burung pingai
b. Nurudin Ar Raniri [ masa Sultan Iskandar Thani 1637 – 1644 M ] :
Bustanus Salatin, Sirotul Mustakim, Akhbarul Akhiroh fi Ahwatul Qiyamah
c. Syamsuddin As Samantrani
d. Syekh Lemah Abang
e.
Sunan Panggung
2 . Kerajaan – Kerajaan bercorak Islam di Indonesia
a.
Kerajaan Samudra Pasai
Letak kerajaan
Samudra Pasai di pesisir timur laut Aceh, sejarah penguasa kerajaan Samudera
Pasai terdiri dari dua dinasti.
|
Dinasti Meurah Khair
|
Dinasti Meurah Silu/Marah Silu
|
Peranan Kerajaan
|
|
Abad ke -11 dengan raja :
a. Meurah Khair / Maharaja
Mahmud Syah[ 1042 – 1078 ]
b. Maharaja Mansyur Syah [ 1078 -1133 ]
c. Maharaja Ghiyasyudin Syah [ 1133- 1155]
d. Maharaja Nurudin/ Sultan Nazimuddin Al Kamil [ 1155 – 1210 ]
|
Abad ke -13 dengan
raja :
1. Meurah Silu /Sultan Malik As
Saleh [ 1285- 1297]
2. Sultan Muhamad / Sultan Malik al Tahir [1297-1326]
3. Sultan Ahmad/ Sultan Malik al Zahir [ 1326- 1345 ]
|
·
Pusat studi Islam
·
Islam disebarkan dg politik.
·
Pusat perdagangan
·
Pelabuhan besar
·
Tempat menambah perbekalan
·
Tempat mengurus kapal
·
Tempat mengurus komoditi
·
Tempat menyinpan barang
dagang
|
b. Kerajaan Aceh
|
Raja yang memerintah Aceh
|
Peranan Kerajaan
|
|
1. Sultan Ibrahim [ pendiri kerajaan]/ Sultan Ali Mughayat Syah [
1514-1528]
2. Sultan Salaluddin 1528
3. Sultan Iskandar Muda [ kejayaan kerajaan Aceh ]1607 -1636
4. Sultan Iskandar Thani [1636-1641]
|
v Letak strategis
v Mempunyai pelabuhan yang baik [olele]
v Penghasil lada
v Hancurnya malaka oleh Portugis
v Ada 2 golongan pemerintahan [ Teuku/ golongan bangsawan dan Tengku
/ gol ulama]
v Kerjasama dg kongsi dagang Belanda / VOC dan Inggris / EIC
v Perluasan wilayah sampai semenanjung malaka
v Mengalahkan Portugis di Pulau Bintan 1614
v Mendirikan Masjid Baiturrahman
Hancur Aceh :
Ć Pertikaian antara kaum bangsawan dan kaum ulama
Ć Banyak daerah melepaskan diri
Ć Adanya kekuatan Belanda di Selat malaka 1641
|
c.
Kerajaan Malaka [ Malaysia
sekarang ]
|
Raja yang memerintah
|
Peranan Kerajaan
|
|
1. Iskandar Syah/Parameswara [ 1396 – 1414 ] / pendiri kerajaan asal
kerajan Majapahit
2. Muhammad Iskandar Syah [ 1414 – 1424 ]
3. Sultan Mudzafat Syah [ 1424 – 1458]
4. Sultan Mansyur Syah [ 1458 – 1477]
5. Sultan Alauddin Syah [ 1477 – 1488 ]
6. Sultan Mahmud Syah [ 1488 – 1511 ]
|
|
d.
Kerajaan Demak
Kerajaan Islam
pertama di Pulau Jawa
|
Raja yang memerintah
|
Peranan Kerajaan
|
|
1. Raden Patah /Senopati Jimbun Ngadurahman Panembahan Palembang
Sayidin Panatagama [1475- 1518 / 1500 -1518 ]
2. Pati Unus /Adipati Unus / Pangeran Sabrang Lor [ 1518 – 1521]
3. Sultan Trenggono [ 1521 – 1546 ]
4. Jaka Tingkir / Sultan Hadiwijaya [ 1568]
5. Aria Pangiri anak Sunan Prawoto
|
ü Islam berkembang dengan pesat
ü Membangun masjid Agung Demak dengan atap bertingkat tiga/atap
tumpang dan mempunyai pendopo
ü Sebagai kerajaan agraris maritim dan merupakan pelabuhan dagang
nasional
ü Sebagai Negara teokrasi/Negara dengan dasar agama
ü Islam disiarkan oleh para wali
dengan cara damai
ü Adanya upacara sekatenan
ü Sunan kalijaga merupakan orang pertama menyebarkan agama dan
kebudayaan Islam di Demak
|
1.
Adanya perebutan kekuasaan
setelah wafat Pati Unus, antara Pangeran Sekar seda ing Lepan dengan Pangeran
Trenggono
2.
Wafatnya Pangeran trenggono
terjadi perebutan antara Arya Penangsang [ keturunan Pengaran Sekar Seda ing
Lepen] dengan Sunan Prawoto [ keturunan Sultan Trenggono]
3.
Sunan Prawoto dan adiknya
Pangeran Hadiri terbunuh oleh Arya Penangsang
4.
Arya Penangsang dikalahkan Jaka
Tingkir [menantu Sultan Trenggono] dengan dibantu olek Ki Gede Pemanahan dan Ki
Penjawi
5.
Pengganti Jaka Tingkir /Sultan
Hadiwijaya bukan putranya [Pangeran Benawa] tapi Aria Pangiri anak Sunan
Prawoto.adanya pereubutan antara ke 2nya yang dimenangkan oleh Pangeran Benawa
atas bantuan Sutawija .
e.
Kerajaan Banten
Wilayahnya
sebelah barat Pantai Jawa sampai Lampung
|
Raja yang memerintah
|
Peranan Kerajaan
|
|
1. Syarif Hidayatullah/Sunan Gunung Jati [1526 M] sebagai pendiri
kerajaan Banten
2. Maulana Hasanuddin/ Pangeran Sambokingking [ 1552 – 1570 ]
3. Maulana Yusuf /Panembahan Yusuf [ 1570 – 1580 ]
4. Maulana Muhammad /Pangeran Seda Ing Palembang/ Pangeran Seda Ing
Rana [ 1580 – 1596 ]
5. Abu Mufakir / Abdul Mufakhir [1596 – 1651 ] usia 5 th waktu
menjadi raja
6. Sultan Abu ‘ma’ali Ahmad Rahmatullah tapi tidak jelas
7. Sultan Ageng Tirtayasa [1651 – 1692 ]
8. Sultan Abdul Kahar / Sultan Haji [1671] sebagai raja pembantu
|
ü Letak strategis sebagai pusat perdagangan Internasional
ü Islamisasi di Banten menjadikan Banten sebagai pusat politik
Kerajaan Banten
ü Malaka dikuasai Portugi,banten mendirikan pelabuhan di tepi Selat
Sunda dan Teluk Banten
ü Cornelis de Houtman [1651] masuk di kerajaan Banten
ü Sebagai pelabuhan penting karena terlindung Pulau Pajang dan
pelabuhan lada
ü Adanya perjanjian Banten antara Sultan Haji dengan Belanda [
seluruh kekuasaan kerajaan banten diatur oleh Belanda.
ü Adanya kampung untuk orang cina [ pecinan], orang keeling [kampung
keeling],orang arab [ pekojan]
ü Kerajaan Pajajaran tidak mau masuk Islam memilih mengasingkan diri
ke pedalaman yang kemudian dikenal suku Baduy dengan agama Pasundan Kawitan [
perpaduan antara Hindu dg agama asli masyarakat Pajajaran]
ü Menara Banten mirip mercusuar di bangun Oleh Jan Lucas Cardeel [
Belanda]
ü Bangunan gapura di kaibon banten
|
f.
Kerajaan Mataram Islam
1.
Didirikan Ki Ageng Pemanahan
1575 berupa kadipaten Mataram
2.
1582 Sultan Hadiwijaya gugur
pemerinthana diserahkan pada Sutawijaya menjadi raja dengan gelar Panembahan
Senopati Ing Alogo Sayidin Panotogomo [ kepala tentara dan pengatur agama]1586-1601.
3.
Mas Jolang [ 1601 – 1613 ]
dengan gelar Panembahan Seda Ing Krapyak
4.
Raden Mas Martapura pengganti
Mas Jolang, tapi tdk berkuasa lama
5.
Mas Rangsang /Sultan Agung
Senopati Ing Alaga Ngabdurahman Kalifullah/ Sultan Agung Hanyakrakusuma [ 1613 –
1645 ].puncak kejayaan mataram
6.
Amangkurat I [ 1645 – 1677 ] /Sultan Tegalwangi, adanya pemberontakan
Trunojoyo [ 1674 – 1679 ] karena tidak puas sama raja.
7.
Amangkurat II [ 1677 – 1703 ]
banyak terjadi pemberontakan di daerah .
perjanjian Gianti 1755 antara Paku Buwono III , Pangeran
Mangkubumi dan Belanda, yang berisi “
a.
Daerah
Kasultanan Jogjakarta/Ngaogyakarta di perintah oleh Raja Mangkubumi dengan
gelar Hamengkubowono I
b.
Kasuhunan
Surakarta diperintah oleh Susuhunan Pakubuwono III.
8.
Raden Mas Said putra Pangeran
Diponegoro , mengadakan kekacauan untuk memecah belah dan memperkecil wilayah
mataram. Belanda membuat Perjanjia Salatiga [ 1757 ] Mataram di pecah menjadi 3
kerajaan /daerah :
a.
Kasultanan Jogjakarta
b.
Kasuhunan Surakarta
c.
mangkunegaran
9.
1813 Kasultanan Jogjakarta di
bagi menjadi 2 kerajaan yaitu Kasultanan Jogjakarta dan kerajaan Pakualaman [Paku
Alam selaku Adipati ][Pakualaman]
10.
Kerajaan Mataram terpecah
menjadi 4 kerajaan kecil seperti :[ sekarang ]
a.
Kesultanan Jogjakarta ; Sultan
Hamengkubuwono X
b.
Pakualaman Jogjakarta : Paku
Alam IX
c.
Kesunanan / Kasuhunan Surakarta
: Sunan Paku Buwono XII
d.
Mangkunegaran Surakarta :
Mangkunegoro IX
g.
Kerajaan Cirebon
1.
Didirikan oleh Syarif
Hidayattulloh /Sunan Gunung Jati [ ayah dari Sultan Hasanuddin ]
2.
Raja pertama Pangeran Pasarean
[tdk lama memegang kekuasaan]1552
3.
Syarif Hidayattulloh lebih
tekun mengurus agama dan syiar Islam di wilayah Jawa Barat, dan bermukim di
Bukit Jati /Sunan Gunung Jati
4.
1679/1681 kerajaan Cirebon
terbagi menjadi 3 wilayah ;
a.
Kasepuhan Cirebon
b.
Kanoman Cirebon
c.
Kacirebonan
h. Kerajaan Makassar [ Gowa Tallo ]
1.
Terletak di pantai barat
semenanjung Sulawesi Selatan dengan ibukota Gowa/
Ujungpandang/Makassar[sekarang]
2.
Sebagai kerajaan maritime
sebagai penghasil rempah sehingga banyak pedagang nasional dan internasional
3.
Abad ke- 17 Makassar menjadi
derah Islam dikembangkan oleh Dato’Ri Bandang
4.
Karaeng Ma’towaya Tumamenanga
ri Agamanna,raja maksara pertama sebelum masuk Islam setelah masuk Islam
menjadi Sultan Alauddin [1591-1638]
5.
Muhammmad Said [ 1638-1653]
6.
Sultan hasanuddin [
1653-1669]mencapai puncak kejayaan,keberanian Hasanuddin terhadap Belanda
mendapat julukan Ayam Jantan dari Timur.
7.
1633 Belanda di bawah pimpinan
Cornelis Speelman melakukan blockade tapi tdk berhasil,akhirnya meminta bantuan
raja Bone [ Aru Palaka] dan melakukan serangan dari darat dan laut sampai
akhirnya Makassar betahan di benteng Barombong.
8.
Berakirnya perang dengan adanya
perjanjian Bongaya [1667 M] :
a.
VOC memperoleh hak monopoli
dagang di Makassar
b.
Mendirikan benteng pertahanan
dengan nama benteng Rotterdam
c.
Makassar harus melepas daerah
kekuasaan [ Bone dan pulau di luar Makassar ]
d.
Aru Palaka di akui sebagai Raja
Bone
9.
Struktur pemerintahan kerajaan
Makassar :
a.
Batu Salapanga [ dewan pembantu
raja]
b.
Paccalayaz/hakim [ mengawasi pembantu
raja ]
c.
Pabicarabbuta [ pejabat tinggi
setelah raja ]
d.
Tumilalang malolo [ pegawai
tinggi urusan istana ]
10.
Makassar berkembang pesat
penyebabanya ;
a.
Memiliki syarat yang baik
sebagai pelabuhan
b.
Letak strategi sebagai jalur
perdagangan
c.
Perpindahan jalur perdagangan
setalah malaka jatuh ke Portugis
d.
Melemahnya perdagangan di Pulau
Jawa akobat Mataram menjadi Negara agraris
i.
Kerajaan Ternate dan Tidore
1.
Abad ke -15 pedagang dan ulama
dari Jawa dan Malaka datang dan menyebarkan Islam di Maluku.
2.
Ternate dan Tidore terletak di
kepulauan Maluku antara Sulawesi dan Papua [Irian Jaya ] kedua kerajaan ini
dijuluki “ The Spicy Island “ / penghasil rempah-rempah terbesar[ pala dan lada
]
3.
Ada 2 persekutuan di wilayah
Maluku yaitu :
a.
Uli Lima : persekutuan
lima/lima bersaudara di pimpin Ternate [ Ternate,Obi,Bacan, Seram dan Ambon
]masa keemasan pada masa Sultan Baabullah
b.
Uli Siwa : persekutuan
sembilan/Sembilan bersaudara dipimpin Tidore [ Halmahera, Jailolo sampai ke
papua ] masa keemasan di bawah pemerintahan Sultan Nuku
4.
Ada 4 kerajaan Islam di Maluku
{ Maluku Kie Hara } ;
a.
Kasultanan Ternate [ Sultan
Zainal Abidin ] 1486 – 1500
b.
Kasultanan Jailolo [ Sultan
Sasajati ]
c.
Kasultanan Tidore [ Sultan
Mansur ]
d.
Kasultanan Bacan [ Sultan
Kaicil Buko ]
5.
Portugis datang bersekutu
dengan Ternate [ 1512 ]sedang Spanyol datang bersekutu dengan Tidore.ke 2
negara berselisih sehingga Paus menentukan garis wilayah melalui perjanjian
Saragosa , yang beriisi :
a.
Spanyol meninggalkan Maluku dn
pindah ke Filipina
b.
Portugis tetap menguasai daerah
Maluku.
6.
10 tahun di Ternate akhirnya
Portugis mendirikan Benteng Santo Paulo untuk melindungi Ternate dari serangan
Tidore yang bersekutu dengan Spanyol.
7.
Tindakan Portugis yang
dilakukan di Maluku :
a.
Memonopoli perdagangan
b.
Campur tangan dalam urusan kerajaan
c.
Menyebarkan agama Katholik
8.
Sultan Hairun [ 1550 – 1750 ]
yang pertama menentang Portugis dengan gubernur De Mesquita.
9.
Pengganti Sultan Hairun adalah
Sultan Baabullah [ 1570- 1583 ]melawan Portugis karena kematian
Bapaknya,sehigga portugis dapat dikalah kan 1575 dan mendapat julukan “ TUAN
dari 72 Pulau “
10.
Penjajah Belanda datang pada
masa Pemerintahan Sultan Jamaludin [ 1757 – 1779 ] sehingga Belnda menguasai
Maluku karena terjerat hutang sampai akhirnya bagian timur seram di berikan
pada BElanda sebagai ganti hutang.
11.
Kaicil [ pangeran ] Badrus
Zaman dan adiknya Kaicil Nuku [ Sultan Nuku ] menolak kebijakan Sultan
Jamaludin
12.
Sultan Nuku [ 1780 – 1805 ]
mengadakan perlawanan terhadap Belanda sampai akhirnya Belanda di benteng
Oranye menyerah kalah.
Peninggalan
Budaya Lokal ,Hindu-Budha dan Islam
|
Peninggalan budaya lokal
|
Peninggalan budaya Hindu - Budha
|
Peninggalan budaya Islam
|
|
1.
Pengetahuan
Astronomi digunakan untuk pelayaran dan pertanian.
a.
Bintang
untuk pelayaran [ bintang salib selatan/gubuk penceng ]
b.
Bintang
untuk petanian [ bintang beruang besar/ bintang waluku/ bajak.
2.
Pengetahuan
mengatur masyarakat [ primus interpares]
3.
Kesenian
wayang yg berpakangkal pada pemujaan roh nenek moyang.
4.
Seni
gamelan sebagai alat music berupa.
a.
Gong
b.
Boning/gong
kecil
c.
Gambang
alat dari kayu
d.
Rebab
seperti biola
e.
Gendang
5.
Seni
batik membuat gambaran pada kain dengan alat yang disebut canting
6.
Seni
membuat barang dari logam
a.
A
cire perdue
b.
bivalve
|
1.
struktur
social ada 4 kasta dalam masyarakat Hindu.
2.
Dalam
Budha tidak ada pembagian masyarakat
3.
Konsep
Raja dan kerajaan. Raja perwujudan dewa di dunia mereka melambangkan diri
sebagai Cakravartin/ pemutar roda
4.
Candi
sebagai kediaman Candika/ dewi durga [ candi kagrha] candi di Indonesia di
bagi :
a.
Candi
Jawa Tengah bagian utara [ Hindu siwa ]
b.
Candi
Jawa Tengah bagian selatan Budha Mahayana
c.
Corak
Jawa Timur aliran tentrayana / bersifat siwa/ Budha.
5.
Kesusatraan ada 4 zaman ;
a.
Zaman
Matara abad ke -9 & 10
b.
Zaman
Kediri abad ke-11 & 12
c.
Zaman
majapahit I abad ke-14
d.
Zaman
majapahit II abad ke-15 & 16
|
1.
Konsep
kekuasaan Raja bergelar Sultan
2.
Struktur
social
a.
Priyayi
b.
Santri
c.
Abangan
3.
Seni
sastra [ syair kitab suluk dan babad]
4.
Seni
bangunan
a.
Makam
tempat tinggal terakhir yang abadi
b.
Masjid
tempat ibadah umat Islam
|
No comments:
Post a Comment